Titik Kritis Haramnya Produk Makanan

Sobat Kembara Hati pasti masih ingat heboh lemak babi pada sejumlah produk makanan di pasaran, yaitu hasil penelitian dosen Unibraw, Tri Susanto bersama para mahasiswanya pada tahun 1988, Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetik (LPPOM MUI) akhirnya dibentuk. Saat itu masyarakat resah disebabkan belum ada otoritas yang menjamin kehalalan suatu produk. Lembaga ini bertugas mengkaji secara ilmiah untuk menentukan ada tidaknya unsur-unsur yang diharamkan pada produk makanan, obat dan kosmetik. Untuk keperluan ini MUI menggandeng Institut Pertanian Bogor.

Pada setiap penelitian dan pengkajian atau tahap verifikasi produk ada istilah titik kritis, yaitu suatu tahapan produksi dimana ada kemungkinan suatu produk menjadi haram. Contoh titik kritis tersebut antara lain :

1. Air minum dalam kemasan

Ada tahapan karbonisasi, dimana pada tahap ini memakai bahan baku berupa arang. Arang disini bisa terbuat dari kayu ataupun tulang, maka perlu diteliti jenis arang yang dipergunakan. Apabila tulang yang dipakai, maka perlu diteliti tulang binatang apa. Bila tulang babi atau binatang yang diharamkan lainnya maka produk airnya menjadi haram, tetapi bila dari selain tulang hewan tersebut ataupun dari kayu maka titik kritis ini telah lulus uji. Tahap selanjutnya dipastikan tidak ada masalah.

2. Bakso

Pertama, daging yang dipakai untuk bahan baku. Bila daging dari binatang yang diharamkan maka tahap ini tidak lolos uji dan bila daging binatang halal masih dilanjutkan bagaimana cara penyembelihannya.

Kedua, peralatan untuk memasaknya harus tidak bercampur dengan barang yang haram dan najis.

Ketiga, penyajiannya juga harus memakai mangkuk dan sendok yang suci.

3. Mie instan

Produk ini termasuk rumit, sebab titik kritis terdapat pada semua bahan yang dipergunakan.

a. Tepung terigu

Saat ini tepung terigu diperkaya dengan vitamin yang sifatnya banyak yang tidak stabil sehingga hrs dilapisi (coating). Salah satu bahan pelapis adalah gelatin yang berasal dari babi. Selain itu sumber vitamin juga harus jelas apakah dari tumbuhan, hewan atau mikroorganisme.

b. Bumbu dan pelengkap

Bumbu penyedap yang dipakai adalah MSG atau vetsin. Titik kritisnya adalah pada media microbial, yaitu media yang dipergunakan untuk mengembangbiakkan mikroorganisme yang berfungsi memfermentasi bahan baku vetsin. Sedangkan bahan pengguruh mie instan adalah HVP (Hidrilized Vegetables Exctract) dan yeast exctract. Kedua bahan ini merupakan jenis protein yang dihidrolisasi dengan asam klorida atau dengan enzim. Sumber enzim inilah yang harus diawasi apakah dari hewan, tumbuhan atau mikroorganisme.

c. Bahan penambah rasa

Penambah rasa atau flavour akan membuat mie instan memiliki rasa ayam, soto, kare, bakso atau berbeque. Titik kritisnya berada pada sumber flavour, bila berasal dari ayam atau sapi masih harus ditanya bagaimana cara penyembelihannya.

d. Minyak sayur

Walaupun namanya minyak sayur, tetapi sumbernya berasal dari hewan atau dicampur dengan lemak hewan. Jika demikian perlu juga ditanya hewan halal atau haram serta cara penyembelihannya.

e. Solid ingredient

Bahan ini berupa bahan pelengkap seperti bawang kriuk, cabe kering, suwiran ayam, sosis atau kacang. Titik kritisnya terletak pada hewan yang dipakai.

f. Kecap dan sambal

Walaupun kecap berasal dari kedelai, akann tetapi untuk menambah sedapnya ia bisa ditambah dengan MSG, flavour atau kaldu tulang. Sumber bahan tambahan itulah yang perlu diwaspadai. Adapun sambal bisa ditambah dengan emulsifier untuk menstabilkan campurannya yang juga berasal dari hewan.

4. Permen

Makanan yang disukai anak-anak ini terbagi dua, keras dan lunak. Untuk jenis keras bahan bakunya hanya gula dan perasa, akan tetapi untuk permen lunak ada lagi tambahan bahan untuk pengenyal yaitu gum dan gelatin. Gum dibuat dari getah tumbuhan sehingga kehalalannya terjamin, sedangkan gelatin dibuat dari hewan. Titik kritisnya adalah dari hewan apa gelatin tersebut. Bila dari hewan halal, pertanyaannya adalah bagaimana cara penyembelihannya.

5. Ayam potong

Makan dengan lauk daging ayam barangkalai sudah biasa dewasa ini oleh kalangan masyarakat manapun. Hal ini akibat melimpahnya ayam potong di pasar dan harganyapun terjangkau. Akan tetapi kita sering menemukan daging ayam yang disembelih tidak sempurna. Lehernya hanya luka kecil di sebelah kanan/kiri seperti hanya disayat. Rasulullah SAW mengharamkan sembelihan seperti itu. Diriwayatkan dari Hakim dan disahihkan Ibn Abas, Nabi SAW bersabda, “Janganlah makan syarithah sebab ia sembelihan syaitan.” Ibnu Mubarak berkata, “syarithah adalah keluarnya ruh dari seekor binatang tanpa terputusnya kerongkongan.”

Sembelihan yang benar menurut fikih Islam adalah terputusnya tenggorokan (jalan nafas) dan kerongkongan (jalan makanan) sekaligus. Tersisa sedikit saja dari dua urat tersebut maka hewan sembelihan menjadi haram dimakan, demikian disebut dalam kitab I’anah Al Thalibin juz 2 halaman 388.

Makanan dan minuman baik yang pabrikan maupun diproduksi di rumah terdiri dari berbagai bahan, mulai dari bahan baku, perasa, pemanis, pengharum maupun pengawet. Bahan-bahantsb bisa berasal dari sintetik, tumbuhan atau hewan. Karena jenisnya sangat beragam dan modifikasinyapun terkadang sangat rumit, maka dibutuhkan ahli biokimia yang bisa mendeteksi secara laboratories bahan-bahan dalam makanan. Babi misalnya, organ yang dapat dimanfaatkan  ada tujuh yaitu daging, tulang, jeroan, lemak, kulit, bulu dan darah. Dari ketujuh organ tersebut dapat diturunkan bermacam-macam bahan makanan. Dari dagingnya bisa dibuat ham, sate, sosis, bakso, abon, bacon, pasta, burger, rending dan dendeng kering. Dari lemaknya bisa dibuat susu, minyak, pencampur tallo, kosmetik, penyedap, shortening, obat tablet, flavour, campuran sosis, mentega, campuran kue, roti, biskuit dan donat. Dari minyaknya masih dipakai untuk membuat minyak goreng, snack, kosmetik, mie, flavour dan kaldu. Belum lagi jeroan yang bisa diambil usus, pancreas, empedu, enzim dan paru-paru. Masing-masing komponen tersebut masih bisa diturunkan lagi menjadi ratusan bahan makan atau campuran makanan. Bahkan tulang yang bagi orang awam hanya bisa diambil karbon aktif, kalsium, phosfor dan gelatin. Dari Kalsium bisa dibuat pasta gigi dan susu. Sedangkan dari gelatin bisa dipakai untuk membuat jelly, pudding, pelembut, stabilizer, emulsifier, marsmallow, selai, kapsul obat dan vitamin. Kemudian dari emulsifier bisa dipakai untuk membuat yoghury, es krim dan mentega.

Masya Allah, gimana nih Sobat Kembara Hati… Ternyata makanan haram banyak berkeliaran di sekeliling kita. Kita musti hati-hati ya. Waallahu ‘alam.[Dr. H. M. Nursalim, M.Ag., Pengasuh Kajian Tsaqofah Islamiyah IKADI Sragen].

Titik Kritis Haramnya Produk Makanan

Sobat Kembara Hati pasti masih ingat heboh lemak babi pada sejumlah produk makanan di pasaran, yaitu hasil penelitian dosen Unibraw, Tri Susanto bersama para mahasiswanya pada tahun 1988, Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetik (LPPOM MUI) akhirnya dibentuk. Saat itu masyarakat resah disebabkan belum ada otoritas yang menjamin kehalalan suatu produk. Lembaga ini bertugas mengkaji secara ilmiah untuk menentukan ada tidaknya unsur-unsur yang diharamkan pada produk makanan, obat dan kosmetik. Untuk keperluan ini MUI menggandeng Institut Pertanian Bogor.

Pada setiap penelitian dan pengkajian atau tahap verifikasi produk ada istilah titik kritis, yaitu suatu tahapan produksi dimana ada kemungkinan suatu produk menjadi haram. Contoh titik kritis tersebut antara lain :

1. Air minum dalam kemasan

Ada tahapan karbonisasi, dimana pada tahap ini memakai bahan baku berupa arang. Arang disini bisa terbuat dari kayu ataupun tulang, maka perlu diteliti jenis arang yang dipergunakan. Apabila tulang yang dipakai, maka perlu diteliti tulang binatang apa. Bila tulang babi atau binatang yang diharamkan lainnya maka produk airnya menjadi haram, tetapi bila dari selain tulang hewan tersebut ataupun dari kayu maka titik kritis ini telah lulus uji. Tahap selanjutnya dipastikan tidak ada masalah.

2. Bakso

Pertama, daging yang dipakai untuk bahan baku. Bila daging dari binatang yang diharamkan maka tahap ini tidak lolos uji dan bila daging binatang halal masih dilanjutkan bagaimana cara penyembelihannya.

Kedua, peralatan untuk memasaknya harus tidak bercampur dengan barang yang haram dan najis.

Ketiga, penyajiannya juga harus memakai mangkuk dan sendok yang suci.

3. Mie instan

Produk ini termasuk rumit, sebab titik kritis terdapat pada semua bahan yang dipergunakan.

a. Tepung terigu

Saat ini tepung terigu diperkaya dengan vitamin yang sifatnya banyak yang tidak stabil sehingga hrs dilapisi (coating). Salah satu bahan pelapis adalah gelatin yang berasal dari babi. Selain itu sumber vitamin juga harus jelas apakah dari tumbuhan, hewan atau mikroorganisme.

b. Bumbu dan pelengkap

Bumbu penyedap yang dipakai adalah MSG atau vetsin. Titik kritisnya adalah pada media microbial, yaitu media yang dipergunakan untuk mengembangbiakkan mikroorganisme yang berfungsi memfermentasi bahan baku vetsin. Sedangkan bahan pengguruh mie instan adalah HVP (Hidrilized Vegetables Exctract) dan yeast exctract. Kedua bahan ini merupakan jenis protein yang dihidrolisasi dengan asam klorida atau dengan enzim. Sumber enzim inilah yang harus diawasi apakah dari hewan, tumbuhan atau mikroorganisme.

c. Bahan penambah rasa

Penambah rasa atau flavour akan membuat mie instan memiliki rasa ayam, soto, kare, bakso atau berbeque. Titik kritisnya berada pada sumber flavour, bila berasal dari ayam atau sapi masih harus ditanya bagaimana cara penyembelihannya.

d. Minyak sayur

Walaupun namanya minyak sayur, tetapi sumbernya berasal dari hewan atau dicampur dengan lemak hewan. Jika demikian perlu juga ditanya hewan halal atau haram serta cara penyembelihannya.

e. Solid ingredient

Bahan ini berupa bahan pelengkap seperti bawang kriuk, cabe kering, suwiran ayam, sosis atau kacang. Titik kritisnya terletak pada hewan yang dipakai.

f. Kecap dan sambal

Walaupun kecap berasal dari kedelai, akann tetapi untuk menambah sedapnya ia bisa ditambah dengan MSG, flavour atau kaldu tulang. Sumber bahan tambahan itulah yang perlu diwaspadai. Adapun sambal bisa ditambah dengan emulsifier untuk menstabilkan campurannya yang juga berasal dari hewan.

4. Permen

Makanan yang disukai anak-anak ini terbagi dua, keras dan lunak. Untuk jenis keras bahan bakunya hanya gula dan perasa, akan tetapi untuk permen lunak ada lagi tambahan bahan untuk pengenyal yaitu gum dan gelatin. Gum dibuat dari getah tumbuhan sehingga kehalalannya terjamin, sedangkan gelatin dibuat dari hewan. Titik kritisnya adalah dari hewan apa gelatin tersebut. Bila dari hewan halal, pertanyaannya adalah bagaimana cara penyembelihannya.

5. Ayam potong

Makan dengan lauk daging ayam barangkalai sudah biasa dewasa ini oleh kalangan masyarakat manapun. Hal ini akibat melimpahnya ayam potong di pasar dan harganyapun terjangkau. Akan tetapi kita sering menemukan daging ayam yang disembelih tidak sempurna. Lehernya hanya luka kecil di sebelah kanan/kiri seperti hanya disayat. Rasulullah SAW mengharamkan sembelihan seperti itu. Diriwayatkan dari Hakim dan disahihkan Ibn Abas, Nabi SAW bersabda, “Janganlah makan syarithah sebab ia sembelihan syaitan.” Ibnu Mubarak berkata, “syarithah adalah keluarnya ruh dari seekor binatang tanpa terputusnya kerongkongan.”

Sembelihan yang benar menurut fikih Islam adalah terputusnya tenggorokan (jalan nafas) dan kerongkongan (jalan makanan) sekaligus. Tersisa sedikit saja dari dua urat tersebut maka hewan sembelihan menjadi haram dimakan, demikian disebut dalam kitab I’anah Al Thalibin juz 2 halaman 388.

Makanan dan minuman baik yang pabrikan maupun diproduksi di rumah terdiri dari berbagai bahan, mulai dari bahan baku, perasa, pemanis, pengharum maupun pengawet. Bahan-bahantsb bisa berasal dari sintetik, tumbuhan atau hewan. Karena jenisnya sangat beragam dan modifikasinyapun terkadang sangat rumit, maka dibutuhkan ahli biokimia yang bisa mendeteksi secara laboratories bahan-bahan dalam makanan. Babi misalnya, organ yang dapat dimanfaatkan ada tujuh yaitu daging, tulang, jeroan, lemak, kulit, bulu dan darah. Dari ketujuh organ tersebut dapat diturunkan bermacam-macam bahan makanan. Dari dagingnya bisa dibuat ham, sate, sosis, bakso, abon, bacon, pasta, burger, rending dan dendeng kering. Dari lemaknya bisa dibuat susu, minyak, pencampur tallo, kosmetik, penyedap, shortening, obat tablet, flavour, campuran sosis, mentega, campuran kue, roti, biskuit dan donat. Dari minyaknya masih dipakai untuk membuat minyak goreng, snack, kosmetik, mie, flavour dan kaldu. Belum lagi jeroan yang bisa diambil usus, pancreas, empedu, enzim dan paru-paru. Masing-masing komponen tersebut masih bisa diturunkan lagi menjadi ratusan bahan makan atau campuran makanan. Bahkan tulang yang bagi orang awam hanya bisa diambil karbon aktif, kalsium, phosfor dan gelatin. Dari Kalsium bisa dibuat pasta gigi dan susu. Sedangkan dari gelatin bisa dipakai untuk membuat jelly, pudding, pelembut, stabilizer, emulsifier, marsmallow, selai, kapsul obat dan vitamin. Kemudian dari emulsifier bisa dipakai untuk membuat yoghury, es krim dan mentega.

Masya Allah, gimana nih Sobat Kembara Hati… Ternyata makanan haram banyak berkeliaran di sekeliling kita. Kita musti hati-hati ya. Waallahu ‘alam.

[Dr. H. M. Nursalim, M.Ag., Pengasuh Kajian Tsaqofah Islamiyah IKADI Sragen].

10 Tanggapan

  1. Makasih atas postingnya… Sangat bermanfaat…

    Suka

  2. Betul-betul gan..
    Selain makan makanan yang halal juga thoyib alias baik…ya baik barangnya, ya baik cara ngedapatinnya…

    Suka

  3. Waduh. Aku tadi makan mie instan…. gimana nih.

    Suka

  4. Penting dan bermanfaat…Salut

    Suka

  5. thx info nya yh..^_^
    sucses terus untuk blognya…

    best regards

    Cindy silvia
    ^

    Suka

Silahkan tulis isi H❤‌ti....mu......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Tapak Suci Sragen

  • Wallpaper Tapak Suci

    download wallpaper cantik
  • XBANNER MINI TS
  • Rank :

    PageRank Checker
  • Twitter

  • Follow me on Twitter

  • free counters

  • IP
  • My Popularity (by popuri.us)
  • Berbagi Isi H❤‌ti

  • Isi H❤‌ti

  • smadav antivirus indonesia Sumber: SMADAV PRO GRATIS TANPA DONASI - Peluang Usaha
  • Yahoo! Avatars
  • Isi H❤‌ti Terbaru

  • Siny❤‌l H❤‌ti

    abg adab aib Allah amal anak animasi ayah Bisnis cinta damai doa download gadis gembala Gosip haji hati hati-hati hemat Hias hidup hikmah ibadah IKADI ikhlas Ilmu indonesia islam Islami jiwa Kajian kapal Kembara KISAH kULTUM laut Lc masjid menabung mendidik Merapi motivasi musibah muslim nafsu pAGErANK Penampakan PR Puasa Ramadhan Rasulullah romadhon rusuk s3 Sakit samudera santai semangat SEO sepatu sopan Sragen sTRATEGI SYAWAL Teman THL-TBPP uang ummi unta Ust. Hatta Syamsuddin Walimatul 'Ursy wallpapaer Wallpaper Wanita
  • p align="center">
    </p
  • <p align="center">
    </p
  • %d blogger menyukai ini: